Jumat, 25 September 2015

DIA :-)






Aku banggah akan dirimu
Aku sanjung ketulusanmu
Aku bahagia akan kebahagianmu
Tapi apalah aku munafik padamu
Hari demi hari kumerenungi
Melamun menjadi tujuanku
Merenungi sebuah kesalahan kubuat olehmu
Maafkanlah wahai kasih
Bukan  maksud untuk menyakiti,tapi hati yang kotor selalu menghantui
Sanubari hati ingin kuucap maaf padamu


Angan Kehidupan




Sejalan putaran waktu  berlalu
Bersama angin bercerita tentang  masa lalu
Tentang roda kehidupan  terus berputar
Tentang masalah  terdampar 

           Belenggu kehidupan semakin tak ku mengerti
           Menghantui angan dalam sucinya hati
           Ingin rasa aku bertriak dan bertiak
           menjalani semua kehidupan
           Serasa gundah dan luka
Kini semua telah tersimpan dalam sebuah angan
Dalam gelapnya laci ingatan
 ingatlah kehidupan yang indah disana
Kesabaran dalam menghadapi cobaan
Terkisah dalam lakon dunia
           Dunia  serba palsu dan khayal
           Inilah kehidupan
           Terlihat jelas makna hidup manusia
           Sanubari angan  kita impikan
tergaris kehidupan suram dan kelam
gelap gulita dalam kehidupan
Takdir kita dalam kehidupan nyata
Sekarang jalanilah kehidupan nyata
Jangan terbelenggu masa lalu
Teruslah berorentasi tentang masa depan
Demi kehidupan terus berlanjut

 Oleh :Tri Aprillia

Selasa, 22 September 2015

Ayah

 Ayah

   Oleh : Tri Aprillia


Disetiap cucuran air keringatmu

Lepas nafas berat

penuhi rasa sayangmu pada anak dan keluargamu

Demi aku engkau rela menghabiskan waktumu

waktupun enggan untuk membatasi

untuk aku putri kesanyangamu...

setiap doamu kau hantarkan secercah harapan padaku


Ayah..

kan kuingat setiap nasihatmu

disetiap aku bernafas

Dalam relung dan gejola hati akan kuhangatkan keramaanmu

Akan kucurahkan segala imianmu

Hanya untuk menikmati senyum diwajahmu

diufuk senja menghampiri

ayah...